Semua Tentang Klaten - All About Klaten

TAK PERLU JAUH JAUH KE JEPANG, DI DESA PLUNENG PUN ADA

Artikel terkait : TAK PERLU JAUH JAUH KE JEPANG, DI DESA PLUNENG PUN ADA

Tak hanya Jepang yang memiliki Keindahan dan kejernihan saluran air atau selokan hingga ikan-ikan hias bisa hidup dengan baik, namun kita bisa menikmati keindahan ikan koi yang hidup di tidak perlu jauh-jauh pergi ke Negeri Sakura. Kita bisa menikmatinya cukup di Kabupaten Klaten, tepatnya di Dukuh Samberan, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum.

Adalah Joko Sucipto, 76, seorang pensiunan pegawai salah satu bank swasta di Klaten itu tak menyangka keisengannya memanfaatkan kejernihan saluran air depan rumahnya justru membuat daerahnya semakin gayeng dan dikenal warga di Klaten dan sekitarnya. Di tahun 1996, bapak dengan empat anak ini iseng-iseng menyebar ikan nila di kali selebar kurang lebih satu meter. Saluran air itu berada di depan rumahnya di RT 001/RW 005, Samberan, Pluneng, Kebonarum.

Menurutnya, ikan sengaja dipilih karena memberikan relaksasi sekaligus pemandangan yang menarik di lingkungan rumahnya. Awal pembuatannya hanya bermodalkan kawat penyaring air yang ditempatkan pada dua ujung titik budidaya ikan sepanjang 10 meter dengan lebar 1 meter. Namun, usahanya itu gagal lantaran ikan yang dipelihara terlalu kecil dan lolos dari saringan. Beberapa kali saringan yang dipasangnya pun jebol akibat arus di selokan yang meluap saat hujan deras. Kakek Joko kemudian mengganti saringan air dengan bahan yang lebih kuat serta memasang konstruksi penahan yang lebih kokoh dari bahan beton.

Tapi jangan salah, meski hidup di saluran air, ikan yang dipelihara Joko aman dikonsumsi. Bahkan konon memiliki rasa daging yang lebih enak lantaran dipelihara di air mengalir. “Yang dipelihara pertama kali adalah gurameh dan ikan emas. Tapi karena ada yang kasih masukan untuk pelihara koi, saya kemudian mengembangkan ke budidaya ikan koi. Peliharanya juga seadanya, yang penting selalu bersih dan jangan ada sampah, jadi harus rajin bersih-bersih,” ungkapnya.

Hampir setiap hari, rumahnya selalu kedatangan tamu yang ingin melihat-lihat. Para pengunjung itu secara gratis tak dipungut bayaran sering melihat kejernihan air dan lenggak-lenggok berbagai ikan berukuran besar. Agar selokan  tetap bersih dan jernih, Joko selalu membersihkan sampah setiap waktu, baik sampah organik atau pun nonorganik.

“Kolam” ikan melengkapi suasana rumah milik Joko Sucipto yang juga dihiasai aneka tanaman hias dan rimbunnya dua pohon mangga setinggi kurang lebih tiga meter.

Artikel KLATEN KITA Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2015 KLATEN KITA | Design by Plegur Management